MERAUKE – Tunas Sawa Erma (TSE) Group melalui unit usahanya PT Berkat Cipta Abadi (BCA) secara resmi meresmikan dua fasilitas energi terbarukan, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) dan Compressed Biomethane Gas (CBG) pertama di wilayah Papua.
- Minimalisir Resiko, Diskoperindag Papua Selatan Lakukan Pelarihan Manajerial
- GABRIEL NDIKEN, PUTRA ASLI PAPUA ASAL SUKU MARIND YANG SUKSES JALANKAN BISNIS KULINER DI SEMARANG
- Lagi Bulog, Impor 500 Ribu Ton Beras Masuk ke Indonesia
Baca Juga

Peresmian ini dilakukan oleh TSE Group dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Papua Selatan Dr. Ir. Apolo Safanpo, S.T., M.T., Bupati Merauke Yoseph B. Gebze, S.H., LL.M., Ketua MRP Papua Selatan Damianus Katayu, S.IP, MA., DPRD Papua Selatan Ir. Fadli Burhan, S.T., M.T., serta Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga S.I.K., M.M., dan pejabat terkait lainnya. Seremoni peresmian dilaksanakan pada Jumat, 1 Agustus 2025.
Fasilitas tersebut berlokasi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, sebagai bagian dari kawasan operasional TSE Group.

Presiden Komisaris TSE Group, Robert Seung, menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas ini adalah bagian dari visi perusahaan untuk menciptakan industri kelapa sawit yang berkelanjutan, efisien, ramah lingkungan, dan mendukung target net zero emissions. Proyek ini juga selaras dengan kebijakan pemerintah Indonesia dalam mencapai kemandirian energi nasional dan menurunkan emisi karbon.
Fasilitas PLTBg dan CBG dirancang untuk mengolah hingga 1.000 m³ limbah cair kelapa sawit (POME) per hari. Limbah ini diproses menjadi gas metana yang digunakan untuk menghasilkan listrik ramah lingkungan sebesar 2 megawatt (MW), cukup untuk menyuplai operasional Kernel Crushing Plant (KCP) berkapasitas 150 ton/hari.
Gas metana yang tersisa dikompresi menjadi CBG dan digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti solar. Inisiatif ini mampu menekan konsumsi solar hingga 4 juta liter per tahun dan menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 60.708 ton CO₂ per tahun.

Gubernur Papua Selatan menyambut baik langkah TSE Group ini dan menyebutnya sebagai contoh konkret kontribusi sektor swasta dalam pengembangan energi terbarukan di Papua.
“Ini adalah langkah awal yang sangat baik. Saya harap proyek ini menjadi inspirasi bagi daerah lain di Papua,” ujar Gubernur Apolo Safanpo.
Bupati Merauke juga mengapresiasi kehadiran fasilitas ini sebagai bagian dari pembangunan berwawasan lingkungan di wilayahnya.
“Kami mendukung penuh pembangunan yang ramah lingkungan seperti ini untuk kemajuan Merauke,” ungkap Yoseph Gebze.
TSE Group berencana untuk mengembangkan fasilitas serupa di lima unit usaha lainnya, serta memperluas inisiatif hijau lainnya seperti penggunaan kendaraan listrik, panel surya, dan pupuk organik. (Adi)
- PETANI KAMPUNG NAGA PERKUAT KEMANDIRIAN PANGAN DENGAN HORTIKULTURA MODERN
- Dua Anggota Polres Mappi Ikut Pelatihan Home Industri di Polres Merauke
- Minimalisir Resiko, Diskoperindag Papua Selatan Lakukan Pelarihan Manajerial
