Melalui Tol Laut, Kementrian Perhubungan Fasilitasi Pengiriman 640 Ton Beras Merauke

Buyung Lalana/Net
Buyung Lalana/Net

Staf Khusus Kementrian Perhubungan Bidang Keamanan dan Kemaritiman, Buyung Lalana melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Merauke guna melaksanakan monitoring sekaligus mengevaluasi pengangkutan barang melalui kegiatan transportasi. 


Ketika diwawancarai disela-sela kegiatannya oleh Rmol Papua, Buyung Lalana mengatakan bahwa ada beberapa rute pelayaran dari daerah luar Kabupaten Merauke yang masuk berupa kegiatan pelayaran dengan Tol Laut dan Kapal Perintis. Rabu, (21/10) 

"Tol laut itu yang diharapkan adalah membawa bahan pokok penting dan mengharapkan juga kembalinya tidak kosong, jadi muatan baliknya juga diharapkan membawa barang-barang produk dari Kabupaten Merauke." Ungkapnya

Dirinya sudah berkoordinasi dengan Bulog dan Pemerintah Daerah melalui Wakil Bupati Kabupaten Merauke terkait kondisi Kabupaten Merauke yang saat ini mengalami kelebihan stok beras yang belum terserap dengan baik sehingga Kementrian Perhubungan akan menyiapkan transportasi pengiriman keluar Kabupaten Merauke untuk mendukung apa yang dibutuhkan Masyarakat. 

"Kami di Kementrian Perhubungan sudah memberikan laporan kepada Bapak Mentri dan berkoordinasi dengan Bapak Dirjen bahwa kelebihan beras itu akan diupayakan untuk diangkut keluar Kabupaten Merauke sehingga harus menjadi perhatian juga dari Kementrian dan Lembaga lainnya. Jadi Kementrian Perhubungan itu hanya menyiapkan transportasinya saja dimana muatan balik ini akan kita isi dengan beras dari Kabupaten Merauke untuk disalurkan ke daerah lainnya baik di Pulau Jawa ataupun di Papua sendiri seperti Jayapura, Manokwari, Sorong serta ke titik didaerah pegunungan yang artinya selain juga angkutan laut kita juga merencanakan angkutan darat sampai ke angkutan udaranya." Jelasnya

Lanjut dikatakannya bahwa pada tanggal 06 November 2020 akan dilakukan pengiriman beras dengan tujuan ke Pulau Jawa sebanyak 32 kontainer dengan berat total 640 ton. 

"Kita berharap tidak saja tanggal 6 tapi tanggal-tanggal berikutnya pun kita berkeinginan dapat mengeluarkan kelebihan beras ini sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh para petani yang ada di Kabupaten Merauke." Pungkasnya

Buyung Lalana menghimbau kepada setiap operator yang akan melaksanakan kegiatan pengiriman untuk selalu berkoordinasi dengan Pemerintah, Dinas Perhubungan dan Dinas Perdagangan karena adanya subsidi angkutan yang telah disiapkan.