Merauke - Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Selatan melakukan rapat kerja bersama dengan Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Selatan dalam rangka Membahas Proses Tes Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024. Senin, (21/10).
- Aktivis Papua Selatan Fransiska Gondro Mahuze Kecam Dugaan Percobaan Pemerkosaan oleh Anggota MRP Polikarpus Owom
- Ketua Pokja Perempuan MRP Papua Selatan Diduga Alami Percobaan Pemerkosaan oleh Rekannya Sendiri di Yogyakarta
- MRP Papua Selatan Tetapkan Antoneta Mokom dan Nikolaus Mahuze sebagai Wakil Ketua Baru
Baca Juga
Ketua MRP Papua Selatan, Damianus Katayu menyampaikan pihaknya terus memastikan bahwa penerimaan CPNS Tahun 2024 ini presentasinya harus 80 persen untuk Orang Asli Papua (OAP), namun yang menjadi kendala adalah ada 144 formasi yang tidak terisi dari 80 presentasi OAP.
"Itu yang kemudian akan menjadi pengawalan kami MRP Papua Selatan. Untuk itu saya sudah minta Ibu Wakil Ketua 1 dan Sekretaris Tim untuk pertemuan yang dilakukan oleh BKPSDM bersama pak Sekda untuk menindaklanjuti pada pertemuan dengan Kementerian PANRB untuk memastikan 144 itu. Kuota ini tidak boleh hilang," jelasnya.
Hal ini menjadi perhatian serius dari MRP Papua Selatan karena Damianus Katayu menegaskan bahwa tidak mungkin dan memastikan 144 formasi tersebut akan bergeser atau diisi oleh Non OAP.
Selain 144 formasi yang tidak terisi, pada rapat kerja yang dilakukan ini MRP Papua Selatan juga membahas dan menyampaikan terkait kekhawatiran lainnya yaitu apakah test secara online dapat diikuti oleh CPNS OAP atau tidak.
"Ya kita optimis harus bisa karena kalau tidak berarti kita harus cari solusi. Ini sistem test ketat sekali karena BKPSDM menyampaikan waktu hanya diberikan 1 menit untuk 1 soal. Lalu peserta OAP ini kira-kira kemampuan komputernya bisa atau tidak," pungkasnya. 
- Kantor KSOP Merauke Berikan Tali Asih Bagi Masyarakat Sekitar Pelabuhan
- Lakukan Pelestarian Lingkungan dan Pengembangan Masyarakat, PT BIA Gelar Konsultasi Publik BIAN Project
- Anggota MRPS Katerina Yaas Soroti Pelayanan Susi Air di Papua Selatan