Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji Melalui Kasat Reskrim AKP Agus F.Pombos, dan anggotanya berhasil mengamankan pemilik akun sosial media Facebook yang telah menghina TNI dan Polri sehingga pelaku akhirnya melakukan permohonan maaf. Senin, (7/6)
- Metode Baru di Temukan KPK dalam Pemberantasan Korupsi yang efektif
- Kapolres Merauke Tegaskan Tidak Ada Penangkapan Kepada Mama Paulina Imbumar
- Aksi KNPB 15 Agustus, Kabag Ops : Tidak ada long march Kami Lakukan Langkah Tegas
Baca Juga
Adapun pemilik akun facebook atas nama Tatacine Werre seorang mahasiswa Bernama Irenius Were yang menghina TNi dan Polri kemarin bertempat di depan Polres Merauke meminta maaf atas perbuatannya.
Pelaku yang yang dalam postingan facebooknya meminta meminta maaf secara terbuka kemarin, bertempat di depan Polres Merauke berdiri dengan berlatar belakang bendera Merah Putih pelaku meminta maaf dengan berkata “
“Saya Irenius Tatacine Werre pengguna Tatacine Werre beserta keluarga menyampaikan permintaan maaf yang sebesar besarnya atas postingan, komentar di postingan facebook pada hari sabtu 15 mei 2021 sekitar pukul 14.00 wit yang menyebutkan “ dasar TNI Polri Teroris konxxx bau,” atas penulisan tersebut saya memohon maaf dan berjanji tidak akan mengulangi postingan serupa atau postingan lainnya yang melanggar UU ITE,”
“Permohonan maaf tersebut langsung disaksikan oleh Kapolres Merauke dan Kasat Reskrim, dikatakan Kasat Reskrim bahwa terkait permohonan maaf dari tersangka, hal ini masih tergantung dari kebijakan Pimpinan TNI dan Polri yang ada di Kabupaten Merauke,”
Dari hasil penyelidikan bahwa akun pelaku tidak di hack orang seperti dikatakan pelaku sebagai alasan, terhadap pelaku dapat dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45a UU ITE dan atau pasal 207 KUHP.
- Cabuli dan Berupaya Sodomi Bocah 8 Tahun, MZ Akhirnya Tertangkap Satreskrim Polres Merauke
- Polda Papua Telah Menyita Surat Pengunduran Diri Palsu Riki Ambrauw Sebagai Asn, Kasus Masuk Tahap Penyidikan
- Tabrak Pembatas Pekarangan Rumah Warga, Seorang Pengendara Motor Kehilangan Nyawanya