- Kecam Aksi Pembacokan Anak, Kapolres Merauke: Kita Akan Kejar Sampai Dapat, Bagaimapun Caranya
- DKPP Periksa KPU Mamberamo Raya Karena Tak Buka Kotak Suara Saat Rekapitulasi, Serta Satu Komisioner Caleg 2019
- 41 Personil Bintara Remaja Baru di Polres Boven Digoel Siap Melaksanakan Tugas
Baca Juga
Ditpolairud Polda Papua Barat menangkap 5 pelaku penambang liar di Raja Ampat. Kelima pelaku dengan inisial LN, JD, ZN, AD, dan ZK di tangkap karena melakukan aktivitas tambang illegal.
Menurut, Kasubdit Gakkum, Kompol Farial Ginting mengatakan pelaku diamankan sejak tanggal 11 Desember 2024 di salah satu kepulauan Kabupaten Raja Ampat.
"Saat Tim Gabungan melakukan operasi, ditemukan beberapa orang sedang melakukan aktivitas penambangan dan tidak bisa menunjukkan dokumen legalitas usaha tersebut," kata Ginting kepada awak media, Selasa, 17 Desember 2024.
Selain mengamankan para pelaku, Lanjut Ginting, juga mengamankan sejumlah barang bukti antara lain mesin pompa alkon, mesin dompeng, selang, hingga alat pendukung tambang manual.
"Kami juga menemukan hasil tambang liar itu berupa biji-biji diduga adalah emas seberat 0,92 gram," kata dia.
Akibat aktivitas tambang liar ini, Kata Ginting, di duga merugikan negara hingga Rp. 3 miliar dan selain itu aktivitas ilegal menimbulkan dampak kerusakan lingkungan sekitar.
"Penangkapan pelaku berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/04/XII/2024/DitPolair dan dijerat pasal 158 UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba dengan ancaman 5 tahun, denda 100 miliar," kata Farial Ginting. 
- Polisi Berhasil Bekuk Seorang Remaja Pelaku Curanmor warga Jaya Asri Entrop
- Telusuri Kasus Bripda Diego Dan Perampasan Senjata Api Milik Polri, Propam Periksa Dua Anggota di Wamena
- Bekas Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Dijebloskan Lagi ke Rutan Klas IIA Manado