Sularso Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kampung Tambat: Bertemu Warga dan Wirausahawan Lokal Papua

Merauke, 15 Desember 2025 — Anggota DPD RI asal Papua Selatan, Sularso, S.E., melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kampung Tambat, Kabupaten Merauke. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Bapak Jack, salah satu tokoh masyarakat sekaligus wirausahawan Orang Asli Papua yang dikenal masih aktif mengolah sagu sebagai komoditas lokal bernilai ekonomi.


Dalam kesempatan tersebut, Sularso menyampaikan pentingnya penguatan pemahaman Empat Pilar MPR RI, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, masyarakat kampung memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan dan jati diri bangsa, sekaligus menjadi bagian penting dari pilar ekonomi daerah.

“Penguatan nilai kebangsaan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat kampung yang selama ini menjadi tulang punggung keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi di Papua Selatan,” ujar Sularso.

Kegiatan berlangsung akrab dan dialogis. Warga tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan terlibat aktif dalam sesi diskusi. Sejumlah aspirasi terkait kehidupan masyarakat kampung, penguatan ekonomi lokal, serta harapan terhadap keberpihakan negara terhadap masyarakat adat juga mengemuka.

Dalam kesempatan itu, Sularso memberikan apresiasi khusus kepada Bapak Jack, yang tetap konsisten mengembangkan usaha pengolahan sagu di tengah tantangan modernisasi. Menurutnya, sosok seperti Bapak Jack merupakan contoh nyata pelaku ekonomi lokal yang tidak hanya mempertahankan kearifan budaya, tetapi juga berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat.

“Usaha pengolahan sagu bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga identitas budaya masyarakat Papua. Kita perlu mendukung usaha seperti ini agar tetap hidup dan berkembang,” tegasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Sularso berharap masyarakat Kampung Tambat semakin memahami makna Empat Pilar sebagai pegangan hidup berbangsa sekaligus memiliki semangat kuat untuk membangun daerah dengan potensi yang dimiliki.

Kegiatan diakhiri dengan ajakan bersama untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai kebersamaan, serta mendorong pengembangan ekonomi lokal sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi Papua Selatan dan Indonesia.